Posts from the ‘Perempuan Muslimah’ Category

Keistimewaan Wanita


Oleh : Muhammad Itrianto

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alihi Wasallam bersabda, ”Berwasiat baiklah kamu terhadap wanita, karena wanita itu diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok. Maka, kalau kamu meluruskannya dengan kekerasan/paksa, pasti dia patah, dan jika kamu biarkan, dia tetap bengkok. Oleh karena itu, berwasiat baiklah kamu terhadap wanita.” (HR. Muttafaq Alaih-Riyadlus Shalihin, 148).

Di muka bumi ini, tidak ada agama yang sangat memerhatikan dan mengangkat martabat kaum wanita selain Islam. Islam memuliakan wanita dari sejak ia dilahirkan hingga meninggal dunia. Di dalam Alquran, Allah Subhana Wa Ta’ala telah memberikan perhatian yang sangat khusus kepada kaum wanita. Terbukti dalam Alquran terdapat surah An-Nisaa (perempuan/wanita).

Ada beberapa hal yang mendorong mengapa wanita selalu menjadi sangat diperhatikan. Yang pertama, jumlah kaum wanita jauh lebih banyak dari kaum pria. Perbandingannya adalah 1:4 (surah An Nisaa [4] ayat 37). Selanjutnya yang kedua, wanita adalah tiang negara. Artinya, tegak atau runtuhnya negara akan sangat bergantung pada kaum wanitanya. Bila kaum wanitanya sholihah (baik), negaranya pun baik. Sebaliknya bila kaum wanitanya thalihah (jelek), negara bisa runtuh.

Wanita adalah kunci kebaikan suatu umat. Wanita bagaikan batu bata, ia adalah pembangun generasi manusia. Jika kaum wanita baik, maka baiklah suatu generasi. Namun sebaliknya, jika kaum wanita itu rusak maka akan rusak pulalah generasi tersebut. Oleh karena itu, Islam meletakkan wanita pada tempatnya, melindungi dan menghargai wanita. Wanita mempunyai nilai dan fungsi yang tinggi dalam pandangan Allah bila mereka konsisten memegang ajaran dan tuntunan Islam.

Bahwa Allah telah menciptakan laki-laki dan wanita dari asal yang sama seperti termaktub dalam firman Allah: ”Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu.” (QS Annisa [4]: 1). Laki-laki dan wanita disamakan haknya untuk mendapat balasan dari Allah berdasarkan amalnya. ”Barang siapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita, sedangkan ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikit pun.” (QS. Annisa [4]: 124). Sehingga, tidak ada alasan untuk merasa rendah menjadi seorang wanita, karena kedudukan utama yang diberikan Islam kepada wanita mukminah.

Keutamaan Wanita Sholehah

Baca Selengkapnya

Hapuslah Air Mata di Pipi, Hilangkan Lara di Hati


Oleh : Abdul Aziz Ar-Ra’uuf

Kegelisahan, kedukaan dan air mata adalah bagian dari sketsa hidup di dunia. Tetesan air mata yang bermuara dari hati dan berselaputkan kegelisahan jiwa terkadang memilukan, hingga membuat keresahan dan kebimbangan. Kedukaan karena kerinduan yang teramat sangat dalam menyebabkan kepedihan yang menyesakkan rongga dada. Jiwa yang rapuh pun berkisah pada alam serta isinya, bertanya, dimanakah pasangan jiwa berada. Lalu, hati menciptakan serpihan kegelisahan, bagaikan anak kecil yang hilang dari ibunya di tengah keramaian.

Keinginan bertemu pasangan jiwa, bukankah itu sebuah fitrah? Semua itu hadir tanpa disadari sebelumnya, hingga tanpa sadar telah menjadi bagian hidup yang tak terpisahkan. Sebuah fitrah pula bahwa setiap wanita ingin menjadi seorang istri dan ibu yang baik ketimbang menjalani hidup dalam kesendirian. Dengan sentuhan kasih sayang dan belaiannya, akan terbentuk jiwa-jiwa yang sholeh dan sholehah.

Duhai…

Betapa mulianya kedudukan seorang wanita, apalagi bila ia seorang wanita beriman yang mampu membina dan menjaga keindahan cahaya Islam hingga memenuhi setiap sudut rumahtangganya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala pun telah menciptakan wanita dengan segala keistimewaannya, hamil, melahirkan, menyusui hingga keta’atan dan memenuhi hak-hak suaminya laksana arena jihad fii sabilillah. Karenanya, yakinkah batin itu tiada goresan saat melihat pernikahan wanita lain di bawah umurnya? Pernahkah kita menyaksikan kepedihan wanita yang berazam menjaga kehormatan diri hingga ia menemukan kekasih hati? Dapatkah kita menggambarkan perasaannya yang merintih saat melihat kebahagiaan wanita lain melahirkan? Atau, tidakkah kita melihat kilas tatapan sedih matanya ketika melihat aqiqah anak kita?

Letih…

Sungguh amat letih jiwa dan raga. Sendiri mengayuh biduk kecil dengan rasa hampa, tanpa tahu adakah belahan jiwa yang menunggu di sana.

Duhai ukhti sholehah…

Dalam Islam, kehidupan manusia bukan hanya untuk dunia fana ini saja, karena masih ada akhirat. Memang, setiap manusia telah diciptakan berpasangan, namun tak hanya dibatasi dunia fana ini saja. Seseorang yang belum menemukan pasangan jiwanya, insya Allah akan dipertemukan di akhirat sana, selama ia beriman dan bertaqwa serta sabar atas ujian-Nya yang telah menetapkan dirinya sebagai lajang di dunia fana. Mungkin sang pangeran pun tak sabar untuk bersua dan telah menunggu di tepi surga, berkereta kencana untuk membawamu ke istananya.

Baca Selengkapnya

Cewek Heroik di Mata Lelaki


Oleh: Aries Adenata
( Ketua Forum Lingkar Pena Solo Raya )

Apa Kata Mereka?

Apa kata cowok jika melihat tingkah polah para cewek yang bergaya heroik. Yuk, kita intip! Neh, berdasarkan survey yang dilakukan via FB. Ada beberapa komen. Ada dua kutub pendapat.

Kutub Pertama, dari Mokh Zaenal, guru muda di Banjarmasin ‘’Mengerikan coy! Cewek itu mestinya feminim, lembut! Kalau heroik mending kabur aja deh’’. Wuiz… mas Zaenal takut ya? Bagaimana dengan Denis Afrandi, penulis buku Zodiak Boleh Nggak? ‘’Takut mas ngelamarnya. Hahaha… ‘’ Waduh, kutub yang ini ternyata kagak simpatik pada cewek yang berkelakuan heroik. Mereka menginginkan cewek yang lemah lembut, gitu kali!

Kutub yang Kedua, Billy Antoro, aktivis FLP DKI ‘’Saya senang sekali melihat cewek yang heroik, membela kaum lemah dengan semampunya. Contohnya Kartini, Dewi Sartika, Cut Nyak Dhien, dll. Dalam hal ini, tidak ada pembedaan antara cewek dan cowok. Lha, di zaman Rasulullah swt. aja banyak sekali mujahidah yang berperang dengannya.’’

Sedangkan Roby Syahputra, orang Aceh mengatakan “Cewek yang heroik adalah cewek idaman Republik ini. Sebab, ia mampu memainkan perannya sebagai tiang negara dan pembangun peradaban umat. Bukan saja peran domestik sebagai istri dan ibu, tapi juga peran publik sebagai da’i yang menjadi tulang punggung kejayaan bangsa, sebagaimana yang telah dicontohkan  para shahabiyah dan pahlawan perempuan Indonesia: Cut Nyak Dhien, Keumalahayati, Dewi Sartika atau seperti syahidah Palestina semacam Ayat Al Akhrash.’’

Nah kalau kutub yang kedua ini memandang sangat simpatik dengan para cewek yang heroik. Bahkan mereka mendukung habis para cewek heroik.

Definisi Heroik

Eeeeitss.. sebelum ribut, kita lihat dulu apa itu definisi Heroik. Heroik dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sifat kepahlawanan, sedangkan sifat kepahlawanan ialah keberanian dalam membela keadilan dan kebenaran. Nah, sekarang sudah pada tahu kan! Apa itu heroik, yups, sekarang kita kembali ke jalan yang lurus, maksudnya, kembali ke pembahasan yang sebenarnya.

Baca Selengkapnya